Panduan dan Tips Menyiapkan MPASI

0








Panduan Menyiapkan Makanan Bayi





Kapan saat yang tepat memberikan MPASI?

Pertumbuhan bayi usia di atas 6 bulan membutuhkan asupan zat Gizi yang lebih
beragam. Selain itu aktifitas fisiknya semakin meningkat serta pertumbuhan yang
pesat sehingga ia memerlukan kalori dan nutrisi selain ASI, dan jumlahnya pun
bertambah sejalan dengan pertumbuhannya. Pada saat inilah yang tepat untuk
memberikan Makanan Pendamping ASI atau MPASI.





Seperti apa MPASI itu?

Makanan Pendamping ASI  sebaiknya mengandung banyak cairan, terutama untuk
bayi usia 6 bulan yang baru belajar makanan padat. Cairan didapatkan dari bahan
makanan yang mengandung banyak cairan seperti pure buah, jus buah segar dan
penambahan air matang atau ASI/Susu Formula. Pastikan memberi bayi makanan
segar, bukan jus hasil buatan pabrik terutama yang bukan diperuntukan untuk
makanan bayi.





Bagaimana memilih bahan MPASI?


Usia bayi 6-8 bulan:

Jenis buah: pepaya, pri, apel, pisang, melon dan jeruk baby

Jenis sayuran: brokoli, bayam merah/hijau, wortel dan daun kangkung

Kacang-kacangan: kacang hijau, kacang merah, kacang polong dan kedelai. Untuk
beberapa jenis kacang seperti kacang merah dapat dikupas dahulu di awal
pemberian.


Usia bayi 8-9 bulan:

Semua yang diberikan di usia sebelumnya, ditambah beberapa makanan sumber
karbohidrat dan protein.

Sumber Karbohidrat: beras merah/putih, Jagung manis, labu kuning

Sumber protein: daging sapi dan daging ayam (pilih daging tanpa lemak), hati
ayam, daging ikan tanpa duri seperti salmon, gindara, tenggiri, marlin dan
kakap. Tempe dan tahu/tofu.

Bahan tambahan: yogurt bayi dan keju alami,  ada juga keju khusus bayi
yang rasanya tawar serta sedikit mengandung garam.


Usia bayi 9-12 bulan:

Pada usia ini bayi dapat mulai diperkenalkan pada variasi rasa dan tekstur
makanan yang beragam sehingga menambah perbendaharaan cita rasa si kecil

Sayuran berserat seperti buncis muda dan kacang kapri

Kuning telur yang dimasak hingga matang

Bahan makanan seperti makaroni, pasta dan mie. Hindari mie instan plus bumbunya
karena mengandung banyak garam dan vetsin. Sebisa mungkin tidak menambahkan
bumbu dan kaldu instan.

Finger food atau makanan yang dipotong-potong seukuran jari seperti apel, pir,
wortel yang dapat dikukus sebentar, mentimun dan kentang goreng.





Bagaimana mengolah makanan bayi?

Banyak ragam cara pengolahan yang dapat anda ikuti. Detil pengolahan dapat
dilihat di setiap resep makanan balita. Beberapa saran dan tips pengolahan
standar sebagai berikut:


Pastikan mencuci tangan sebelum mempersiapkan makanan bayi


Gunakan peralatan yang disediakan khusus untuk bayi. Tak
perlu yang mahal, cukup pisahkan peralatan memasak untuk bayi dengan peralatan
masak untuk keluarga


Perhatikan kebersihan peralatan tersebut, pastikan untuk
mencuci bersih peralatan masak dan makan. Peralatan makan dapat disterilisasi
dahulu sebelum digunakan.


Bahan makanan dapat dikukus, rebus, ditim atau dimatangkan
dengan microwave tergantung dari jenis makanannya


Untuk membuat pure buah yang halus anda dapat menggunakan
food processor, atau pergunakan alat sederhana seperti penyaring teh setelah
diblender dengan sedikit air.


Usahakan untuk mengolah bahan makanan untuk sekali makan
terutama pure buah.


ASI atau susu formula dapat ditambahkan dalam proses
pengolahan.


Bubur halus dapat dibuat sekaligus untuk disimpan di freezer
paling lama hingga 30 hari. Wadah penyimpanan dapat menggunakan wadah es batu
dan dimasukan dalam kantung plastik pembungkus. Dapat juga digunakan
wadah-wadah plastik khusus makanan seukuran sekali makan. Untuk menyajikannya
dapat dipanaskan dengan microwave, dengan mengukus atau cukup dipanaskan di
atas kompor.


Hindari menyimpan makanan sisa di freezer. Sebaiknya sisa
makanan dibuang untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.









*Artikel saya copypaste dari berbagai sumber, saya mohon
ijin bagi yang merasa memiliki artikel ini untuk saya share karena saya merasa
perlu untuk membagi isi artikel ini. Terimakasih





Tags

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)