Penyakit dan cara mengatasinya serta cara pencegahnya

0





berikut ini ada berbagai penyakit dan cara mencegahnya serta mengobatinya yang telah diteliti oleh Ustadz Dhanu dari Kliniknya di Bengkel Hati



Alqur'an dalam surat Asy-syura ayat 30-31 telah menjelaskan sesungguhnya segala musibah / penyakit yang dialami setiap orang sekarang adalah hasil dari perbuatannya sebelumnya dan apabila anak yang belum dewasa sakit maka itu akibat dari perbuatan orang tuanya dimasa lalu.

maka dari itu hendaknya kita sebagai orang tua selalu memohon ampun hanya kepada Allah SWT, maka penyakit apapun akan mudah sembuh bahkan dengan cara yang tidak pernah kita duga.



Berikut rangkumannya:



Alergi = Punya keinginan yang kuat di barengi dengan kejengkelan, ada amalan salah untuk keselamatan = Ambisi tinggi, ambisi untuk disegani = Amalan salah, suka ke dukun



Amandel = Suka menyimpan marah, marah yang tertahan



Ambien = Emosi berlebihan bila ada masalah dalam keluarga, biasanya diam dulu, kemudian marah besar



Anak astma / sesak napas = Karena tidak ingin bertengkar antara suami istri, maka bila terjadi perselisihan sering tidak diselesaikan dan menjadi jengkel yang tersimpan = Ada masalah yang tidak bisa dibicarakan kepada siapapun (karena malu dll) = Saat hamil salah satu orang tua menyimpan jengkel yang kuat



Anak autis, Tidak bisa bicara = Waktu hamil, ada masalah suami istri tidak diselesaikan, tetapi disimpan dengan jengkel dalam waktu yang lama (lebih dari 1 bulan) = Salah satu orang tua sering malas berpikir bila menghadapi masalah atau dalam berdiskusi = Orang tua agak pendiam = Saat hamil salah satu orang tua suka geregetan (marah terpendam) = Orang tua banyak bertolak belakang, yang satu sangat pendiam yang satunya sangat enerjik



Anak belum bisa jalan = Orang tua malas mengutarakan masalah rumah tangga yang dihadapi (suka mendiamkan masalah), diam disertai jengkel



Anak, cairan di otak = Waktu hamil, salah satu orang tua bila punya masalah suka malas memikirkannya (putus asa)



Anak, cerebral palsy (lumpuh otak) = Pada saat hamil, salah satu orang tua sering diam (mendiamkan), tidak mau membicarakan masalah yang dihadapi.



Anak down syndrome = Sewaktu hamil, ibu pernah marah sampai mengeluarkan kata kata yang merendahkan orang lain



Anak epilepsi (ayan) = Orang tua sering bertengkar, lalu diam (melamun) dan jengkel yang disimpan lama = Salah satu orang tua gampang tersinggung = Bila marah sering merendahkan orang = Salah satu orang tuanya sering berpikiran negatif (negative thinking)



Anak gagal ginjal = Saat hamil orang tua sering bertengkar dan menyimpan jengkel



Anak, ginjal menggelembung, sebagian urin dari kandung kemih kembali ke ginjal = Salah satu orang tua, sering jengkel (disimpan lama) pada pasangan, diam tidak mau mendiskusikan masalah



Anak, ginjal dan radang otak = Orang tua sering bertengkar, marah yang disimpan lama, jengkel



Anak, Hepatitis A = Orang tua sering berantem dan selesainya lama



Anak hydrosifalus = Bila ada masalah yang keluar pertama adalah jengkel dulu = Bila dinasehati, iya-iya saja tapi tidak dilaksanakan



Anak hypoteroid = Salah satu orang tua bila punya masalah lebih banyak diam



Anak jatuh dan lumpuh = Orang tua sering bertengkar dan sering putus asa dalam menghadapi masalah



Anak jatuh dari ketinggian = Orang tua kurang komunikasi



Anak kejang-kejang saat tidur = Orang tua sering bertengkar atau menyimpan masalah disertai emosi, tidak didiskusikan/diselesaikan = Amalan salah



Anak keterbelakangan mental = Salah satu atau kedua orang tua sering punya emosi yang kuat dan kalo marah jadi kalap, sampai mengeluarkan kata-kata yang menyinggung perasaan (merendahkan) orang



Anak, leher lemah = Salah satu orang tua tidak menghormati orang tuanya



Anak leukimia = Orang tua sering bertengkar dan menyimpan marah (jengkel)



Anak lumpuh = Orang tua sering putus asa dalam menghadapi masalah



Anak malas = Orang tua sering malas-malasan dalam mengerjakan sesuatu



Anak meninggal terus dalam kandungan (tali pusat kecil) = Cepat tersinggung dengan suami



Anak, muka bengkak, Benjolan dekat mata = Orang tua sering emosi dan marah yang tersimpan, jengkel bila melihat sekitarnya ada yang tidak cocok di hati



Anak nakal = Orang tuanya sering marah/uring-uringan/emosi.



Anak laki-laki semua (susah mendapat anak perempuan) = Istri galak/pemarah, istri sangat dominan dalam rumah tangga



Anak perempuan semua (susah mendapat anak laki-laki) = Suami pemarah, sering terburu-buru, suami sangat dominan dalam rumah tangga



Anak, pengasaman pada ginjal = Pada saat hamil, ada masalah yang membuat jengkel dan tersimpan lama di hati



Anak radang otak = Orang tua menyimpan marah yang selalu terpikirkan



Anak rewel = Sebelum lahir anaknya, salah satu orang tuanya suka rewel di hati (jengkel dan diam)



Anak sering kejang-kejang (autis) = salah satu orang tua suka diam, bila ada masalah dipendam jadi jengkel



Anak sering diganggu makhluk lain (selalu ngajak pergi, tak bisa pulang) = Waktu hamil dibacakan surat Yusuf agar anaknya cakep (niat baca Al-Qur’an bukan karena Allah)



Anak sering kesurupan = Orang tua punya amalan salah, baca qur’an dengan niat duniawi dan sering ngelamun



Anak sering kejang (step) = Salah satu orang tua sering marah (emosi tinggi) tapi diam dan jengkel.



Anak susah bangun dari duduk = Orang tua sering marah



Anak susah diatur, Suka menyendiri = Salah satu orang tua bila punya keinginan harus dituruti = Bila ada masalah suka ngambek



Anak (3,5 th) tidak bisa bicara = Saat hamil, orang tua suka diam bila ada masalah (dipendam) = Saat hamil, orang tua suka putus asa dalam menghadapi masalah



Anak tidak bisa diatur = Orang tua “semau gue”



Anak (sampai umur 10 th) tidak mau (menolak) makan nasi = Salah satu orang tua tidak pandai bersyukur, marah kalo disuruh bersyukur



Anak, toksoplasma & rubella = Salah satu orang tua sering berantem dengan orang tuanya atau berantem suami istri = Salah satu orang tua sering menyimpan jengkel = Salah satu orang tua bila dinasehati suka menolak



Anak tumor payudara = Kedua orang tua sering bertengkar



Anemia (kekurangan sel darah merah, Hb rendah) = Sering marah tersimpan (jengkel) pada pasangan atau pada orang tua hampir tiap hari



Anyangan (Kesemutan)= Apa yang diinginkan supaya tercapai.



Asam Urat = Prinsipnya tidak bisa diarahkan (kaku, tidak mau kurang lebih) = Susah dinasehati



Astma = Emosi tertekan dan tertutup



BAB berdarah = Emosi tinggi, cepat marah



BAB dan kencing panas = Jengkel karena punya keinginan yang kuat (ngotot) tetapi tidak kesampaian



BAB sering = Sering ngomel (dalam rumah tangga)



BAB tidak lancar = Sering menyimpan masalah, tidak diomongkan = Pendiam, tidak suka bicara, menyimpan jengkel



Badan lemas = Ada kekhawatiran yang tinggi (takut berlebihan) dalam pikiran



Badan panas, linu, gerah, ga bisa berdiri/berjalan = Amalan salah



Badan sakit-sakit (gejala stroke) = Suka tersinggung, suka jengkel (walau sedikit) dalam menghadapi pekerjaan



Batuk = cerewet, apa-apa dikomentari = Banyak omong, keras dan kasar



Batuk flu = Sering tidak peduli pada lingkungan



Bau badan = Biasanya orang ini gampang tersinggung, kalau dinasihati langsung “nyerang”, dan malas



Bau mulut = Biasanya mempunyai sifat yg bicaranya tidak enak atau suka bikin tersinggung (menyakiti) orang



Benjolan di dekat telinga kiri = Suka jengkel bila mendengan sesuatu yang tidak cocok di hati (cepat tersinggung)



Benjolan di kaki = Punya keinginan kuat, kaku keras kepala



Benjolan di leher, Gondok = Jarang bicara, tapi sekali bicara pedas.



Benjolan di leher kiri = Banyak marah, kalo ngomong suka ngotot.



Benjolan di lutut = Sering jengkel bila nasehatnya tidak dituruti



Benjolan di pita suara = Sering mau menasehati pasangan tetapi tertahan tidak jadi ngomong, akhirnya jadi jengkel yang tersimpan



Benjolan di rahim = Sering jengkel pada suami atau ayah



Benjolan di telapak kaki = Jengkel yang disimpan sampai sekarang



Bisul di kepala = Ambisi tinggi dan dikerjakan.



Bisul di pantat = Ambisi tinggi tetapi tidak dikerjakan.



Bisul di perut bawah = Kalau ada keinginan sering ngotot (ambisi tinggi)



Bronkhitis, Batuk terus = Agak pendiam dan gampang tersinggung = Kalau marah diam saja



Dada berdebar = Ada ketakutan berlebih (pada pasangan), mempunyai amalan salah



Dada panas = marah dipendam, tertekan



Dada sesak dan darah tinggi = Cenderung pendiam, cepat emosi, gampang tersinggung, marah tersimpan (jengkel)



Dada sesak dan panas = Amalan salah atau marah yang disimpan



Darah mengental = Banyak diam, banyak jengkel, cepat putus asa dan kurang senyum



Darah rendah = Banyak khawatir, pertimbangan, ragu-ragu dan tidak ada penyelesaian masalah, masalah sering didiamkan saja.



Darah tinggi (Hypertensi) = Emosi tinggi, tak mau kalah, cepat tersinggung = Suka terburu-buru dan sering jengkel = Sering jengkel dan geregetan = Suka ngomel



Dengkul & persendian sakit, asam urat = Punya keinginan yang kuat (ngotot) = Kaku dalam pekerjaan, ga bisa ditawar = Bila berdebat susah dikalahkan



Diabetes = Kalo punya keinginan, ngotot = Kalo menasehati orang, harus dituruti, bila tidak, marah dan jengkel = Kalo dinasehati orang, tidak mau menerima = Solusinya paling benar, suka ngatur.



Diabetes, Katarak & Glaukoma = Selalu menolak nasehat pasangan



Diabetes, Dada sesak, Telinga kiri agak tuli = Sering ngamuk pada suami/pasangan



Diare kronis = Gampang marah bila ada masalah di keluarga



Dinding rahim menebal = Tidak mau dengar nasehat/masukan orang



Demam / Demam berdarah = Pendiam dan gampang tersinggung



Flu/Filek = Sedikit-sedikit dipikir serius = Terlalu serius (penuh emosi) dalam memandang dan memikirkan sesuatu, jangan pernah menyalahkan cuaca, semuanya rahmat Allah



Gagal ginjal, Batu ginjal = Sering jengkel pada pasangan



Gatal (alergi) = Keinginan kuat (ambisius) disertai emosi = Amalan salah = Guna-guna (gangguan jin)



Gatal / Kutu air di jari kaki kiri = Kalo melihat keluarga orang lain, suka mengkritik (kaki berhubungan dengan pekerjaan, kiri berhubungan dengan keluarga, jari berhubungan dengan kerapian)



Gatal pindah-pindah = Amalan salah



Ginjal = Tidak dapat membedakan mana yang baik (benar) mana yang buruk (salah), jengkel pada pasangan



Ginjal/prostat sakit = Ada rasa takut pada istri = Suka diam menyimpan jengkel = Cepat tersinggung



Ginjal kanan bengkak, penyempitan saluran kencing (ureter) = Kalau ada masalah di keluarga (pada orang tua atau pasangan) sering jengkel tapi diam



Glaukoma = Menyimpan marah yang sangat kuat (jengkel sekali) pada pasangan, orang tua atau rekan kerja



Haid terus menerus = Dalam berbicara dengan suami atau anak meledak-ledak, kalau ada keinginan sering dipendam kalau dikeluarkan penuh emosi dan meledak-ledak



Halusinasi = Amalan salah, punya obsesi dan sering ngelamun



Hamil di luar kandungan = Istri dingin pada suami, kurang menyayangi suami, rasa sayang pada suami tidak nampak



Hamil, janin sungsang = Ketika ada masalah sama suami kemudian istrinya diam dan jengkel.



Hamil, ketuban pecah dini = Istri mempunyai rasa jengkel banget sama orang tuanya terutama ibunya = suaminya ada rasa marah sama bapaknya



Hati, ada benjolan= Bila dinasehati diam tapi menolak nasehat



Hati sakit = Susah menerima nasehat



Hematemesis, keluar darah di hidung dan telinga = Pendiam, suka ngelamun



Hepatitis = Suka mencari kesalahan orang lain = Menyimpan dendam dan jengkel = Jengkel yang kuat pada orang tua atau pasangan



Hernia = Emosi terpendam, keinginan yang salah, terlalu memaksakan = Keinginan tinggi tidak tercapai = Keinginan kuat, banyak diam



Herpes (penyakit kulit) = Kalau ada masalah di dalam keluarga mencari solusinya bercampur emosi (marah)



Hidung bengkak = Sering jengkel apabila melihat pekerjaan anggota keluarganya yang tidak cocok dengan keinginannya



Indung telur bermasalah = Ada kesalahan pada ibu



Infeksi/radang saluran kencing = Kalau punya keinginan sering ngotot dan disertai emosi



Akhlak Penyebab Masalah Kesehatan Jantung



Jantung sakit = Yakin terhadap prinsipnya yang beda dan belum tentu benar.



Jantung bengkak = Sering menyombongkan diri = Egois, keinginan kuat = Menyimpan marah tapi diam



Jantung berdebar kuat = Menyimpan khawatir (takut) yang kuat, marah, atau putus asa



Jantung berdebar, susah tidur = sebelum tidur baca istighfar + do’a (astaghfirullahal adzim kalau jantung saya berdebar ini karena kesalahan saya sebelumnya ampuni saya yaa Allah)



Jantung bocor = Pendiam, bila marah sering tertahan dan meledak saat marahnya keluar = Suka ngejek, emosi dipendam = Marah yang kuat pada pasangan



Jantung koroner = Sering jengkel dan ngomel pada pasangan atau anak



Jantung, penyempitan pembuluh jantung, sesak napas = Menyimpan jengkel pada istri



Jantung, sesak di dada kiri = Sering marah sama istri



Jempol sakit = Suka memaksa dan menekan orang



Jerawatan = Kurang bersosialisasi dengan lingkungan



Jerawat di dahi/jidat = Ada sesuatu di pikiran yang tidak tersampaikan



Jari tangan kaku, tak bisa megang = Suka jengkel dan geregetan



Jodoh lambat = Sering meremehkan lawan jenis = Suka jengkel pada orang tua = (Perempuan) berprasangka buruk (suudzon) pada ayah



Kaget/cepat kaget = Sering bingung



Kaki gajah = Punya keinginan, tetapi tidak dikerjakan (ragu-ragu)



Kaki kanan sakit (ngilu) = Jengkel karena menasehati anggota keluarga, tapi tidak diindahkan



Kaki patah = Suka putus asa, suka jengkel pada anak, diam (kesal)



Kaki kesemutan, telapak kaki kesemutan = Amalan salah



Kaki lumpuh tiba-tiba = Sering jengkel pada ayah/suami dan ngambek diam



Kaki sakit, telapak kaki sakit = Sering marah (dalam rumah tangga) = Sering merendahkan pasangan



Kaki sakit di telapak kanan, jinjit = Sering ragu-ragu



Kaki sakit, kesemutan = Amalan salah, pernah minta air ke dukun



Kaki/sendi sakit = Mau menang sendiri, suka ngotot



Kaki/lutut kanan sakit = Jengkel akibat punya keinginan yang kuat tentang suatu kebaikan yang disampaikan pada anggota keluarga, tetapi tidak direspon atau tak kesampaian



Kaki/lutut nyeri/sakit = Mempunyai keinginan yang kuat dan kalau tidak terlaksana akan jengkel atau marah = Beberapa tahun sebelumnya, saat mengatur rumah tangga agak keras/kaku, tidak mau dengar pendapat anggota keluarga lainnya. Prinsipnya pantang ditentang, jadi jengkel



Kaku perut = tak mau mendengar



Kandungan (peranakan) turun = Punya keinginan kuat pada suami atau ayah atau anak, tetapi tidak bisa diutarakan = Nrimo dengan rasa putus asa dalam rumah tangga



Kanker di dada = Gampang tersinggung, bila ada masalah dengan pasangan tidak mau diomongkan (diselesaikan)



Kanker di kaki kiri = Sangat emosional, pemarah, sering jengkel dalam pekerjaan.



Kanker di ketiak = Sering jengkel dalam pekerjaan



Kanker gusi = Sering mendiamkan (tidak membicarakan / tidak menyelesaikan) masalah dan menyimpan jengkel



Kanker hati = Suka marah bila dinasehati



Kanker nasoparink, benjolan di leher, mimisan = Agak pendiam, sering jengkel pada orang tua atau pasangan bila merasakan sesuatu yang tidak cocok di hati



Kanker otak = Jengkel pada orang tua



Kanker payudara = Pendiam, masalah suka disimpan, jengkel yang lama = Sering marah-marah sama suami atau anak = Keinginan yang meledak-ledak = Bila punya keinginan sulit dbantah



Kanker rahim = Sering jengkel yang dipendam (diam) pada anak atau orang tua = Suka marah, merepet (ngomel)



Kanker servik = Sering ngomel sama anak atau suami



Kanker/tumor otak = Jengkel yang kuat sekali dan terus menerus pada pasangan



Kanker usus = Negeyel, semaunya sendiri, suka ngambek

Katalasia, sulit menelan = Kalo ada masalah suka diam = Suka membantah nasehat, merasa benar sendiri



Keguguran = Ada kejengkelan kepada Ibu atau pada suami sampai beberapa hari = Ada ketakutan yang sangat tinggi



Kejang-kejang = Jengkel yang dipikirkan dengan penuh emosi = Pikiran kurang baik

Keloid (penebalan kulit di bekas luka) = Keinginan tinggi, tetapi banyak ragu



Kencing tidak lancar = Kalau ada masalah tidak mau langsung mencari solusi, tapi didiamkan dulu 1-2 hari

Akhlak Penyebab Penyakit Seputar Kepala



Kepala belakang sakit = Sering jengkel dan marah (pada istri yang tidak mau menurut) = cepat emosi

Kepala belakang sakit, kaku di leher sampai tulang belakang = Jengkel pada pasangan, lalu uring-uringan pada pasangan



Kepala depan sakit = Berfikir yang bukan-bukan



Kepala kanan sakit = Sering menganggap salah pikiran orang lain, merasa benar sendiri = Sering marah



Kepala kiri pusing = Sering curiga, sering khawatir, negative thinking



Kepala samping sakit = Tidak mau mendengar pendapat orang



Kepala tengah sakit = Berfikir berhari-hari, menyimpan masalah yang selalu dipikirkan



Kepala migrain = Biasanya punya pikiran banyak dan sering su’udzon (negative thinking)



Kepala pusing (Vertigo) = Tidak fokus dalam diskusi, sukanya mengalihkan topik pembicaraan = Jengkel dan meremehkan terhadap pendapat atau pandangan orang lain = Suka marah = Tidak mau mendengar nasehat = Bila dinasehati pikirannya kemana-mana = Amalan salah



Kepala sakit dan sering mengigau = Bila ada masalah suka diam dan ngelamun



Kepala sakit seperti dipukul-pukul = Gangguan jin karena sering ngalamun = Kejengkelan yang dipikirkan terus, tidak diungkapkan, sering ngelamun



Kepala (semua) sakit = Keinginan yang kuat untuk mendapat sesuatu yang belum kesampaian = sering marah dan jengkel pada seseorang



Kepala sakit seperti ditusuk-tusuk jarum = Sering berprasangka buruk



Kejang = Marah yang disimpan, jengkel



Kencing perih = Sering marah walau diam (dipendam) pada pasangan



Keputihan = Sering ngomel pada suami



Keringat banyak = Sering terburu-buru dan khawatir



Keringat Dingin = Terlalu Santai



Keseleo = Ada perbuatan yang nyerempet ke hal yang tidak baik



Kesemutan di kepala sampai pundak = Suka ngelamun, bila ada masalah tidak dicari solusinya tetapi

dipikir terus, akhirnya dimasuki jin di kepala



Kesemutan (baal) di tangan =Jengkel pada pekerjaan



Kesemutan di kaki kanan = Suka marah dan jengkel bila nasehatnya pada anggota keluarga tidak dituruti = Amalan salah



Kesurupan = Gangguan jin, bacakan istghfar aja di telinganya



Kista / Ngium = Jengkel pada suami atau orang tua



Kolesterol = Punya pendapat tak mau disanggah



Kram = Gangguan jin (amalan salah)



Kram di perut = Gangguan jin (amalan salah)



Kram di ulu hati (maag kronis) = Bila ada beda pendapat dalam rumah tangga, selalu kaku dan diam (tidak mencari solusinya)



Kulit melepuh (seperti) terbakar = Punya keinginan kuat/ngotot disertai emosi, bila tidak tercapai akan marah/jengkel



Kulit mengelupas = Amalan salah, memakai ilmu keselamatan diri



Kulit sensitif (bila digigit nyamuk sering menjadi borok) = Cepat tersinggung



Kurang darah merah = Gampang marah dan gampang tersinggung



Lambung mengeras = Gampang tersinggung



Latah = Sebagian besar otak yang mengatur motorik dikuasai jin (diganggu jin)



Leher bengkak = Jengkel (diam) dan tidak mau mencari solusi dalam permasalahan



Leher dan belikat sakit = Sering marah pada orang lain dalam hal pekerjaan



Leukimia = Sering jengkel pada pasangan dan diam (disimpan lama)



Leher sakit = Suka berpaling = Menyimpan dendam = Sering marah dan jengkel



Leher (teroid) bengkak = Bila ngomong suka ngotot dan tidak sabaran



Lever = Suka mencari kesalahan orang lain = Suka dendam = Sering jengkel (diam), jarang senyum



Lever mengeras = Gampang tersinggung



Lidah bengkak = Tidak suka menerima nasehat



Limpa sakit/bengkak = Sulit menerima nasehat terutama dari pasangan dan anak



Limpa, Hati, Empedu sakit= Menyimpan jengkel (dongkol) yang kuat sekali



Lipoma, benjolan di kulit = Punya keinginan kuat, pendiam, kurang komunikasi



Lumpuh = Pemalas/malas = Sering merasa putus asa



Lutut sakit = Ada kekakuan (selalu ngotot) dalam rumah tangga



Maag, mual, muntah, perih, ulu hati sakit = Suka ngeyel (membantah) = Sering marah dan menolak bila dinasehati pasangan = Gampang jengkel dalam keluarga = Tidak suka menerima nasehat orang lain terutama dalam keluarga



Mabuk (kendaraan), biasanya sejak anak-anak = Salah satu orang tua suka marah/jengkel yang disimpan (diam)



Mandul = Sering marah, jengkel dan menolak pada suami



Mandul, belum mau hamil, ada infeksi pada saluran indung telur = Jengkel pada ibu atau suami



Mandul, rahim sempit = Sering menutup diri dari ayah, tidak suka bicara pada ayah



Mandul, sperma encer = Suami sering mengobral janji



Mandul, sperma kepalanya terpotong/tidak normal = Bila memberi nasehat sering keluar jalur



Mandul, sperma kurang = Agak pendiam (tertutup), diajak bicara sering blank (ga nyambung)



Mandul, sperma lambat geraknya = Pendiam, kurang inisiatif, kurang ikhlas dalam pekerjaan di rumah tangga, takut sama istri



Mandul, susah punya anak = Kurang cekatan/agresif dalam beribadah dan kurang mesra terhadap pasangan (dingin) = Banyak diam, kurang inisiatif



Mata bermasalah = Sering meremehkan nasehat dari istri



Mata berkabut = Suka tidak menghiraukan nasehat orang tua



Mata buta = Sering menganggap remeh (cuex) pada nasehat/pendapat orang lain



Mata gatal = Cepat bereaksi (geregetan) terhadap lingkungan yang tidak cocok dengan hati. Mata berhubungan dengan keinginan yang kuat, mata kanan berhubungan dengan kebaikan, mata kiri berhubungan dengan keburukan. Kalau disertai emosi (marah) akan jadi mata merah dan panas/sakit



Mata kabur = Tidak suka dinasehati oleh orang tua



Mata kanan sakit = Jengkel, marah tapi diam bila melihat sesuatu yang tidak cocok



Mata katarak = Suka menolak nasehat orang, diam dan jengkel = Memandang pasangan terlalu rendah dan tidak menuruti nasehat yang baik dari pasangannya



Mata, kelopak mata tutun/tertutup = Sulit atau tidak suka menerima nasehat orang lain



Mata, retina berair, pandangan kabur = Jengkel, diam dan sedih bila melihat sesuatu yang tidak cocok di hati = punya pandangan/prinsif yang keras



Mata terasa mengganjal = Sering jengkel bila melihat sesuatu hal yang tidak cocok di hati



Mata minus = Memandang sesuatu selalu serius



Mata plus = Kurang serius dalam menghadapi sesuatu masalah

Menggigil sesudah mandi, atau bila kena air = Sering jengkel pada suami dan anak = Amalan salah



Mens (haid) banyak = Suka membantah bila dinasehati



Muka kaku = Punya masalah, tak ada solusinya, jengkel dan suka melamun.



Masuk angin = Suka ngomel, sering jengkel yang dipendam, marah kecil tapi sering



Ngium di rahim = Sering jengkel, mau ngomong ga jadi



Osteoporosis = Suka ngotot bila punya keinginan, tidak peduli pendapat orang lain



Paha kram dan sakit = Sering jengkel pada pekerjaan di rumah



Parkinson = Sering terburu-buru dalam melakukan sesatu pekerjaan dan dibarengi dengan jengkel = Sering diam tapi geregetan



Paru-paru = merasa paling mampu, rasa bangga yang kuat



Paru-paru ada plek = Bila marah, diam dan jengkelnya sampai lama



Paru-paru ada cairan = Cepat tersinggung pada pasangan



Patah tulang kaki kiri = Emosional (cepat marah) dalam keluarga



Patah tulang kaki kanan = Sangat kaku/keras dalam keluarga



Patah tulang tangan = Sangat kaku/keras dalam pekerjaan



Payudara sakit = Jengkel pada suami



Pembuluh darah di otak tersumbat (pelupa) = Sering berprasangka, ada rasa takut, sering melamun, takut ngomong pada pasangan



Pendarahan rahim = Di rumah sering ngomel



Pendarahan seperti haid = Banyak yang ingin diutarakan/diomongkan (unek-unek) tetapi sering dipendam, apabila sudah keluar (diomongkan) susah berhenti ngomong



Pengapuran di lutut kiri = Punya keinginan ngotot dan sering marah di rumah tangga



Pengapuran & urat terjepit di pinggang = Sering jengkel pada pasangan



Penyakit kulit/kelamin = Punya keinginan yang kuat untuk disampaikan, setelah disampaikan, bila

ada yang tidak cocok disikapi dengan diam dan jengkel.



Penyakit sering kambuh = Amalan (ilmu) salah = Sering diam (menyimpan) jengkel pada pasangan



Penyempitan jantung = Suka ngatur, kurang suka menerima



Penyempitan pembuluh darah = Menyimpan marah pada pasangan



Persendian kaki dan tangan kaku, sakit = Ada keputusasaan dan kejengkelan (tidak ikhlas) dalam

pekerjaan (didiamkan)



Perut dan pinggang sakit = Jengkel dalam keluarga



Perut kanan sakit = Amalam salah



Perut membesar (asetas) = Sering marah dan jengkel dalam keluarga



Perut mual/muntah = Kalo dinasehati agak susah, suka membantah, menolak nasehat



Perut nyeri = Punya amalan-amalan atau selalu mempunyai ke inginan yang kuat dan kalau tidak

terpenuhi akan jengkel.



Perut panas = Suka ngomel



Perut panas/perih = Suka diam dan jengkel pada suami = Amalan salah atau sihir



Perut, sering diare, sering kentut = Sering ngomel atau ngomong yang tidak bermanfaat



Perut sakit (pencernaan bermasalah) = Sulit menerima nasehat orang tua atau pasangan



Perut terasa penuh (bagah) = Dalam menghadapi masalah (terutama dengan orang tua), belum ada

solusi tetapi jengkelnya muncul duluan

Pinggang sakit = Jengkel yang tersimpan pada anggota keluarga (anak atau pasangan)



Pikun = Merasa yakin ilmunya paling benar (takabur)



Prostat sakit = Kalo punya keinginan selalu ngotot



Polip (hidung) = bila melihat lingkungan, ada yang tidak cocok, diam tidak diomongkan lalu jengkel



Psoriasis vulgaris (penebalan kulit) = Ada keinginan yang sangat kuat di hati tetapi belum

teraplikasikan = Amalan salah



Punggung Berat = Amalan salah



Punggung bagian bawah sakit = Sering marah/jengkel pada pasangan



Radang usus = Sering jengkel (marah) pada anggota keluarga





Rahim bengkak/radang = Suka ngomel dan jengkel pada suami dan anak



Rambut rontok = Ada yang dipirkan terus dan belum dapat solusinya



Rematik (lutut) = sama anak-anak agak kaku (keras tapi bukan marah), anak harus selalu menurut perintahnya



Sakit gigi = Sering marah, geram



Sakit kuning = Biasanya karena terlalu banyak ngomong sehingga cenderung menyakiti orang lain



Sakit Perut = Cepat Emosi



Sakit perut bagian bawah (di bawah pusar) = Bila punya keinginan, sering batal dibicarakan dengan



istri (biasanya karena istri galak) = Amalan salah (pernah mengikuti latihan pernapasan, napas

ditarik sealu disimpan di perut)



Sakit waktu haid = Sulit diatur, tidak mau diatur



Saluran kencing radang = Sering mau ngomong sesuatu, lalu tidak jadi, unek-unek yangtersimpan menjadi jengkel



Santet/kena santet = Gampang marah, emosional



Sariawan = Suka ngomel, sering ngomong kasar



Sendi jari sakit = Jengkel, geregetan pada anggota keluarga



Serak = Punya sifat kurang terpuji, merasa mampu



Sering lupa rakaat shalat = Bila cerita suka memutar-mutar, tidak fokus



Sering kencing = Suka memendam dan mendiamkan keinginan.



Sesak nafas di atas = Emosi disimpan



Sesak nafas di dada = Emosi tertekan



Sesak nafas di ulu hati = Cepat putus asa



Sesak nafas, astma, tenggorokan, ulu hati = Keinginan yang kuat, sedikit gerak



Sesak napas = Jengkel pada pasangan bila ada masalah = Diam bila ada masalah (dipendam) = Cepat

marah = Ada amalan salah



SGPT dan SGOT tinggi = Ada kekakuan (tidak bisa kurang lebih, tidak mau dinasehati)., kalau

ditambah dengan emosi tinggi akan menjadi kanker hati atau syrosis

Sinusitis = Menahan beban pikiran = Suka memikirkan sesuatu yang tidak cocok di rumah tangga

atau di lingkungan disertai kejengkelan = Jengkel (diam) pada pasangan



Stroke = Merasa mampu berdiri sendiri, pendiam, egois, emosi terlalu tinggi = Suka tersinggung lalu

jengkel dan tersimpan lama = Jengkel yang kuat pada suami/istri/saudara, didiamkan (ga mau

bicara/meraju/ngambek) berhari-hari





Stroke sebelah kanan = Suka marah dan menyimpan jengkel dalam hal pekerjaan atau di keluarga



Stroke sebelah kiri = Jengkel pada pasangan yang disimpan berhari-hari



Stroke Ringan = Banyak kejengkelan yang terpendam, tidak bisa dikeluarkan pada pasangan



Susah tidur (Insomnia) = Ada kejengkelan yang dipikirkan terus menerus



Syaraf terjepit/menyempit di tulang belakang = Jengkel yang menjadi pikiran kepada anggota

keluarga = Ada jengkel yang sangat kuat pada istri/suami/orang tua/saudara



Syaraf terjepit di kaki = Jengkel, diam, pada urusan keluarga



Syndrom baby blues, selalu sedih setelah melahirkan = Pada saat hamil punya masalah dengan suami

tetapi tidak didiskusikan, hanya didiamkan dan disimpan



Syrosis, hati mengecil = Ego tinggi, marah tinggi, kaku, tidak mau menerima nasehat orang =

Gampang tersinggung = Suka dendam.



Talasemia = Kaku, keras hati, emosional terhadap lingkungan yang tidak sepikirannya



Tangan dan kaki keringatan = Sering ragu, tidak percaya diri = Kalo punya keinginan selalu ngotot



Tangan kanan kebas = Sering jengkel dan putus asa dalam pekerjaan



Tangan kanan sakit = Ada kejengkelan dalam pekerjaan



Tangan kanan tak bisa diangkat = Jengkel bila nasehatnya (tentang kebaikan) kepada orang lain tidak

diikuti = Jengkel karena nasehatnya pada anggota keluarga tidak dilaksanakan



Tangan kesemutan dan kebas = Sering marah dan jengkel pada anak dan pasangan



Tangan kiri (telapak tangan) sakit dan gatal = Sering jengkel bila melihat kelakuan pasangan atau

orang tua



Tangan sakit = Merasa mampu (takabur) dalam menangani masalah



Tangan sakit berpindah-pindah = Amalan salah



Tangan sakit, jari kaku = Ada kejengkelan yang kuat dalam hal pekerjaan



TBC usus = Gampang marah bila ada masalah di keluarga



Telinga kanan sakit/agak tuli = Marah bila dinasehati = Diam dan jengkel bila dinasehati



Telinga kanan/kiri mendengung = Jengkel pada pasangan sehingga tidak mau mendengarkan nasehat

pasangannya = Kalo dinasehati oleh pasangan sering diam, jengkel dan ngambek



Telinga kiri agak tuli = Gampang marah dan tersinggung bila mendengar sesuatu yang tidak cocok =

Tidak suka menerima nasehat orang dan muncul jengkel apabila dinasehati



Telinga mendengung = Cepat jengkel bila melihat sesuatu yang kurang baik



Telinga mendengung, pusing, penyempitan pembuluh darah otak = Bicara ga nyambung, suka

mengalihkan topik pembicaraan



Telinga tuli = Sering membantah bila diberi masukan atau nasehat



Tenggorokan gatal = Suka bicara (cerewet) dan suka berkomentar bila dinasehati



Tenggorokan sakit/radang = Sering marah dengan suara keras/kasar = Sering mau ngomong sesuatu,

lalu tidak jadi, unek-unek yangtersimpan menjadi jengkel



Tiroiditis (radang pada kelenjar tiroid) = Suka bicara menggebu/ngotot terutama dengan pasangan

(suami/istri)



Tulang belakang cedera, sehingga lumpuh = Sering jengkel pada orang tua



Tumit sakit = Menyimpan dendam dan jengkel



Tumor = Ngeyel (membantah), meremehkan orang, jengkel yang kuat (sangat jengkel)



Tumor di bahu kanan = Sering jengkel dalam pekerjaan



Tumor di dubur = Jengkel yang kuat pada pasangan dan tidak mau mendiskusikannya masalahnya



Tumor di gusi = Bila marah, diam dan dipendam



Tumor di hidung = Bila melihat sesuati di lingkungan (keluarga/pekerjaan) ada yang tidak cocok,

jengkel, marah tapi diam



Tumor di leher = Marah/jengkel yang tersimpan pada pasangan



Tumor di lutut = Jengkel dengan orang tua (ibu)



Tumor di kepala, sakit kepala bagian depan dan atas = Sering jengkel bila lihat seseorang atau

sesuatu yang tidak disukai = Jengkel di pikiran, jengkel dipikirkan terus



Tumor di kepala kiri = Jengkel pada pasangan, ga bisa diomongkan dan didiamkan lama bulanan

sampai tahunan



Tumor di otak kiri = Diam tapi menyimpan jengkel



Tumor di otak kanan = Suka merasa benar sendiri





Tumor di telinga kanan = Kejengkelan pada pasangan atau orang tua yang disimpan dan didiamkan



Tumor di paru-paru = Sering menyimpan amarah menjadi jengkel



Tumor di rahim = Sering jengkel pada ayah atau pada suami



Tumor di usus besar = Emosi, marah dan jengkel dalam keluarga



Tumor, kejang = Jengkel yang tersimpan dan jadi pikiran pada suami/istri/orang dekat



Tumor kelenjar getah bening = Kalau ngomong pada pasangan sering ngotot = Sering mau ngomong

(marah) tapi tertahan dan tidak jadi dikeluarkan



Tumor ovarium = Punya rasa jengkel banget sama orang tua atau suami



Tumor pankreas = Terlalu pendiam, punya keinginan (untuk memiliki sesuatu) yang kuat, tidak

diomongkan, disimpan lama 1-2 tahun



Tumor payudara kanan = Jengkel yang dipendam karena suatu kebaikan yang disampaikan ke suami

tidak direspon dengan baik



Typus = Sering marah atau menyimpan jengkel yang kuat pada seseorang



Ulu hati sakit = Gampang tersinggung



Usus buntu, perut bengkak = Punya masalah (terutama dengan saudara), tak ada solusi, tersimpan

menjadi jengkel



Usus lengket = Suka diam, tidak mau memberi solusi pada permasalahan orang lain spt anak



Usus 12 jari lengket = Bila punya masalah cenderung diam, tidak mau mendiskusikan untuk

menyelesaikannya



Varises lambung (blooding) = Jengkel dan diam penuh emosi dalam menghadapi permasalahan

dalam keluarga (pada pasangan atau anak).



Vena Tersumbat = Emosi Terpendam



Vertigo dan kaki lemas = Sering tidak mentaati nasehat, terutama orang tua



Apabila ada kesalahan pencatatan kami mohon  maaf. Lebih jelasnya pemirsa bisa berkonsultasi masalah penyakit lainnya secara langsung di Klinik  Ustadz Dhanu daerah Tebet, Jakarta.

Tags

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)